Retubing boiler

Belajar Lebih Dalam Apa Itu Retubing Boiler

Fire tube boiler adalah alat adalah bagian dari pabrik dan industri. Alat ini biasanya digunakan untuk keperluan menghasilkan kekuatan uap yang tinggi. Uap ini nantinya bisa digunakan untuk energy penggerak pada pabrik atapun tempat industri. Tapi pada alat ini, Anda harus perhatikan maintenance-nya. Salah satu prosedur maintenance yang penting untuk alat ini adalah retubing boiler.

Proses retubing ini tentu sudah diketahui banyak pelaku industri terutama yang bekerja di pabrik. Tapi untuk khalayak ramai, belum tentu tahu apa itu retubing dan bagaimana prosesnya. Jika Anda tertarik belajar lebih soal proses ini, mari bahas bersama dalam artikel berikut.

Apa Itu Retubing Boiler?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, retubing adalah salah satu proses maintenance yang dilakukan untuk fire tube boiler. Pada bagian penyalur air dan uap, pipa – pipa yang digunakan haruslah kuat dan tahan suhu tinggi. Tapi jika sudah berumur lama, tentu kekuatan ini bisa berubah. Entah karena pemuaian, karat ataupun masalah lainnya, kekuatan tube pada boiler bisa berkurang.

Untuk retubing sendiri, prosesnya berupa membenarkan tube yang bermasalah di boiler ataupun mengganti-nya jika perlu. Membenarkan di sini mencakup banyak hal. Mulai dari membersihkan kotoran yang menyumbat tube, membersihkan karat yang terbentuk, mengaplikasikan pelapis dan pelindung, serta melakukan check keretakan dan daya tahan.

Proses maintenance untuk boiler ini sebetulnya tidak harus sering – sering dilakukan. Sayangnya, ukuran kapan harus dilakukan akan berbeda – beda tergantung kondisi boiler. Setiap parbik tentu bisa menggunakan boiler yang sama dari merek, tapi pemakaiannya bisa berbeda. Hal seperti standard suhu ataupun besaran uap yang dihasilkan akan mempengaruhi rate seberapa sering retubing diperlukan.

Sebagai patokan awal, Anda biasanya harus menjawab pertanyaan seperti seberapa tua boiler yang digunakan? Apakah ada tube yang tersumbat? Apakah Anda sudah melakukan water treatment yang baik selama menggunakan boiler? Apakah Anda rutin melakukan inspeksi? Apakah testing yang dilakukan menyebabkan stress tinggi pada alat? Jawaban dari pertanyaan tersebut akan menjadi clue untuk melakukan retubing ini.

Bagaimana Proses Retubing Boiler Dilakukan?

Proses maintenance ini tentu dilakukan dengan melewati beberapa langkah. Untuk Anda yang ingin tahu apa saja langkah – langkah proses retubing boiler, mari bahas bersama di bawah ini:

Inspeksi

Langkah pertama yang dilakukan adalah inspeksi. Hal ini dilakukan dengan meneliti boiler dan tube – tube pada alat tersebut. Inspeksi ini penting untuk mempersiapkan kebutuhan apa saja yang akan digunakan dalam proses maintenance.

Jika menggunakan jasa retubing, inspeksi juga digunakan untuk mengestimasi biaya yang akan Anda keluarkan. Penyedia jasa yang profesional akan memastikan Anda bisa mengetahui seberapa parah kerusakan dan biaya yang diperlukan untuk mengembalikan boiler seperti baru.

Inspeksi tidak hanya akan berguna untuk maintenance. Pada step ini, sering kali ditemukan penyebab masalah yang bisa melemahkan tube. Hal seperti masalah water treatment, penyumbatan karena material pembakaran yang tidak baik atau bahkan material tube yang dipasang sebelumnya tidak bagus. Hal – hal tersebut bisa jadi evaluasi untuk memastikan boiler bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

Ekstraksi Tube

Langkah berikutnya yang akan dilakukan adalah ekstraksi tube. Dari proses inspeksi, Anda tentu bisa melihat tube – tube mana saja yang perlu diganti, mana yang perlu diperbaiki, mana yang hanya perlu dipoles dan mana yang masih bagus digunakan. Setiap tube biasanya akan menunjukkan kondisi berbeda. Hal ini karena pengaruh posisi, sumber suhu dan kemampuan kerja mesin boiler bisa mempengaruhi tube mana bekerja ekstra keras dan mana yang tidak terlalu terpengaruh.

Pada proses ekstraksi ini, Anda tentu perlu alat khusus. Alat yang digunakan ini bisa bermacam – macam tergantung keperluan. Jika hanya memoles tube, alat yang digunakan bisa mirip alat pengikis besi. Tapi untuk tube yang harus diganti, tentu wajib dicabut. Jadi penggunaan alat pelepas tube akan digunakan.

Jika Anda adalah pemilik pabrik dan ingin menyewa jasa retubing, pastikan mereka punya alat – alat seperti:

  1. Tube expanders
  2. Tube & pipe cutters
  3. Tube lubricants
  4. Extension couplings & universal joints
  5. Handhole cleaning & seat grinding kits
  6. Tube end polishing kits

Selama memiliki alat lengkap di atas, proses ekstraksi tube biasanya akan berjalan lebih cepat. Selain itu, alat lengkap tersebut bisa jadi tanda kualitas penyedia jasa. Jangan asal pilih penyedia jasa untuk tubing karena efeknya bisa mempengaruhi performa tube boiler Anda.

Proses Seleksi Tube

Setelah proses ekstraksi selesai, sekarang masuk ke langkah seleksi. Pada step ini, tube yang masih bagus akan dipisahkan dengan tube yang sudah jelek. Terkadang tube yang masih bagus ini hanya perlu mendapatkan sedikit permak sebelum digunakan kembali.

Memang, membeli tube baru dan menggantinya akan lebih baik daripada memakai lagi yang sudah tua. Tapi di sisi lain membeli tube dalam jumlah banyak akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Jika Anda ingin mengganti semuanya baru, pastikan memiliki budget yang banyak sebelum melakukannya.

Bagi yang terbatas budget-nya, melakukan proses seleksi ini akan sangat hemat. Tube yang lama bisa mendapat permak lalu digunakan lagi. Untuk yang tidak bisa ditolong, baru diganti. Jika dilakukan benar, boiler bisa tetap bekerja baik walaupun sebagian tube-nya tidak diganti.

Pemasangan dan Penggantian Tube

Langkah berikutnya adalah pemasangan dan penggantian tube. Untuk tube yang masih bagus bisa dipasang kembali setelah mendapatkan treatment. Untuk tube yang sudah tidak bisa digunakan lagi, barulah diganti.

Proses ini tentu tidak asal, posisi tempat menaruh tube harus diproses juga agar tube bisa bertahan lebih lama tanpa diganti. Proses ini meliputi aplikasi pelapis, pembersihan karat dan air blow. Setelah proses ini selesai, barulah tube dipasang pada posisi masing – masing yang sudah ditentukan.

Testing Boiler dan Quality Control

Setelah pemasangan tube selesai, proses berikutnya adalah testing. Pada tahapan ini, boiler dinyalakan untuk melihat performa dari alat tersebut. Apakah uap bisa dihasilkan dengan kapasitas yang dibutuhkan? Apakah air yang mengalir sudah benar? Apakah ada kebocoran? Setelah semuanya dipastikan benar, barulah proses selesai dilakukan.

Jika ditemukan kejanggalan, proses maintenance akan tetap dilanjutkan. Pada tahapan ini, quality control harus dianggap serius. Jika ada masalah pada testing, sekecil apapun masalah itu, nantinya bisa jadi besar. Jika ada masalah, kecelakaan tentu bisa terjadi. Karena itu, perhatikan hasil test dan pastikan benar – benar sudah sesuai target.

Apa Saja Manfaat Retubing Boiler?

Manfaat retubing sendiri tentu memperpanjang umur alat fire tube boiler. Penggunaan suhu tinggi untuk menghasilkan uap tentu bisa menyebabkan stress pada alat. Hal seperti penyumbatan karena material pembakaran ataupun karat akibat suhu tinggi akan mempengaruhi kinerja alat boiler ini.

Retubing juga memiliki manfaat untuk memastikan tekanan uap yang dihasilkan selalu konsisten. Jika ada tube yang kotor, bocor ataupun tersumbat, tentu tekanan dari boiler tidak akan maksimal. Satu tube yang tertutup saja pasti akan mempengaruhi tekanan uap. Jika pabrik butuh tekanan uap pada ukuran spesifik, hal ini akan sangat mengganggu. Karena itu, pastikan melakukan maintenance ini secara rutin.

Mengapa Proses Retubing Boiler Itu Penting Dilakukan?

Tanpa proses retubing boiler, pabrik bisa saja harus melakukan reintegrasi alat baru setiap tahunnya karena boiler yang lama tidak berfungsi sebaik yang diperkirakan. Contoh saja karena penyumbatan, tekanan uap menurun dan membuat pabrik harus melakukan setting ulang untuk tekanan pada pipa uap. Hal ini tentu menyusahkan. Jika hasil tekanan dari boiler konsisten, hal ini tidak perlu dilakukan.

Retubing juga memastikan tidak akan terjadi kecelakaan. Masalah pengabaian maintenance pada alat – alat pabrik, tentu bisa menjadi masalah serius. Bayangkan saja ada tube yang bermasalah pada boiler. Jika tersumbat dan membuat tekanan uap terlalu tinggi pada alat tersebut, bisa saja pipa ini meledak. Bila hal ini sampai terjadi, kerugian tidak hanya pada pabrik tapi juga keamanan pegawai bisa sangat berbahaya.

Nah, karena alasan di atas, tentu retubing menjadi penting dilakukan. Jika Anda adalah pemilik pabrik, pastikan melakukan inspeksi dan proses retubing boiler secara berkala. Daripada mendapatkan kerugian karena kecelakaan, lebih baik melakukan maintenance dengan benar.

Sekian bahasan mengenai retubing boiler. Mudah – mudaha bahasan di atas mampu membuka wawasan Anda soal proses maintenance untuk alat pembuat uap di pabrik ini. Terima kasih sudah membaca artikel-nya!

Silahkan Hubungi Kami

Jl. Puri Gading Raya Blok I-3 No.5
Pondok Melati, Jati Melati Bekasi
Phone: 021-84308899/ Fax: 02184308877
Email: sales@indoboiler.com